alhaqqi.tour@gmail.com

0851-7441-2025

0851-7683-3398

0851-7441-2025

0851-7683-3398

Jenis dan Syarat Hewan Aqiqah Sesuai Tuntunan Syariat Islam

Jenis dan Syarat Hewan Aqiqah Sesuai Tuntunan Syariat Islam

Aqiqah merupakan ibadah sunah muakkadah yang disyariatkan sebagai bentuk syukur kepada Allah atas kelahiran anak. Dalam pelaksanaannya, terdapat ketentuan khusus mengenai jenis dan syarat hewan yang digunakan untuk aqiqah. Mengetahui jenis dan syarat ini penting agar pelaksanaan aqiqah sesuai dengan tuntunan syariat Islam dan tidak menyimpang dari tujuan spiritual maupun sosialnya.

Jenis Hewan yang Dianjurkan dalam Aqiqah

Hewan yang digunakan dalam aqiqah umumnya adalah kambing atau domba. Jenis ini didasarkan pada praktik Rasulullah ﷺ ketika mengaqiqahi cucu beliau, Hasan dan Husain, masing-masing dengan seekor kambing.

Meskipun sapi dan unta dibolehkan dalam beberapa pendapat, mayoritas ulama lebih menguatkan kambing atau domba karena kesesuaiannya dengan sunnah. Jenis kambing yang digunakan bisa kambing kacang, gibas, jawa, atau jenis lain yang memenuhi syarat syariat.

Jumlah Hewan Aqiqah untuk Anak Laki-laki dan Perempuan

Sesuai dengan hadits Rasulullah ﷺ, jumlah hewan aqiqah dibedakan antara anak laki-laki dan perempuan:

  • Anak laki-laki: dua ekor kambing
  • Anak perempuan: satu ekor kambing

Namun jika orang tua hanya mampu menyembelih satu ekor untuk anak laki-laki, maka tetap diperbolehkan dan ibadahnya sah. Islam tidak memberatkan, dan aqiqah bukanlah kewajiban mutlak seperti zakat atau puasa Ramadan.

Baca juga : Waktu Pelaksanaan Aqiqah yang Sesuai Syariat: Pedoman Lengkap dan Praktis

Usia Hewan yang Layak untuk Aqiqah

Syarat usia hewan aqiqah merujuk pada syarat hewan qurban. Untuk kambing, usia minimalnya adalah satu tahun dan telah berganti gigi (jadza’ah). Sedangkan untuk domba, sebagian ulama membolehkan usia minimal enam bulan jika sudah terlihat sehat dan besar layaknya domba satu tahun.

Usia ini menjadi indikator kedewasaan hewan agar dagingnya cukup untuk dimanfaatkan dan sebagai bentuk penghormatan terhadap ibadah.

Kondisi Fisik Hewan Aqiqah

Salah satu syarat penting dalam aqiqah adalah hewan harus dalam kondisi sehat, tidak cacat, dan layak disembelih. Beberapa cacat yang membuat hewan tidak sah untuk aqiqah antara lain:

  • Buta sebelah atau total
  • Sakit yang jelas terlihat
  • Pincang
  • Sangat kurus hingga tidak berdaging

Kesempurnaan fisik hewan menjadi simbol kesungguhan dalam beribadah kepada Allah. Memberikan yang terbaik dalam aqiqah menunjukkan rasa syukur yang tulus.

Baca juga : Pemanfaatan Daging Qurban dalam Kehidupan Sosial dan Keagamaan

Larangan Menjual Bagian dari Hewan Aqiqah

Dalam aqiqah, tidak diperbolehkan menjual bagian mana pun dari hewan yang disembelih, termasuk daging, tulang, kulit, atau tanduk. Bahkan upah tukang sembelih tidak boleh diambil dari bagian hewan tersebut.

Larangan ini bertujuan menjaga kesucian nilai ibadah dan mencegah percampuran dengan transaksi duniawi. Semua bagian hewan harus dimanfaatkan secara sosial, diberikan kepada keluarga, kerabat, tetangga, atau kaum dhuafa.

Sunnah dalam Penyembelihan Aqiqah

Beberapa adab dan sunnah dalam penyembelihan aqiqah antara lain:

  • Menyebut nama anak saat penyembelihan
  • Mengucapkan basmalah dan takbir
  • Membaca doa: “Bismillah, Allahumma laka wa ilaika aqiqatu fulan.”
  • Menyembelih pada hari ketujuh setelah kelahiran, atau hari ke-14, atau ke-21 jika belum sempat

Penyembelihan yang mengikuti sunnah tidak hanya membawa keberkahan, tetapi juga memperkuat makna spiritual dari ibadah aqiqah.

Distribusi Daging Aqiqah

Daging aqiqah sebaiknya dimasak terlebih dahulu sebelum dibagikan. Hal ini berbeda dengan qurban yang dianjurkan dibagikan dalam kondisi mentah. Daging aqiqah dapat diberikan kepada:

  • Keluarga besar
  • Tetangga
  • Fakir miskin
  • Teman atau kerabat

Membagikan dalam keadaan matang merupakan bentuk jamuan, mempererat silaturahmi, serta mencerminkan rasa syukur dalam bentuk nyata.

 

Hikmah di Balik Pemilihan Hewan Aqiqah

Islam memilih hewan seperti kambing dan domba dalam aqiqah bukan tanpa sebab. Hewan ini:

  • Mudah didapatkan dan relatif murah
  • Tidak merepotkan dalam perawatan dan penyembelihan
  • Memiliki nilai gizi tinggi
  • Simbol kesederhanaan dan pengorbanan

Selain itu, dengan menyembelih hewan dan membagikan dagingnya, aqiqah menjadi media berbagi rezeki dan memperkuat nilai sosial dalam masyarakat Muslim.

Penutup

Jenis dan syarat hewan aqiqah bukan hanya sekadar aturan teknis, namun sarat akan makna dan hikmah. Islam mengajarkan bahwa dalam setiap ibadah, termasuk aqiqah, terdapat nilai pengorbanan, kasih sayang, serta kepedulian sosial. Dengan memahami dan menjalankan syarat-syarat hewan aqiqah sesuai tuntunan, orang tua tidak hanya melaksanakan tradisi sunnah, tetapi juga menunjukkan rasa syukur kepada Allah atas amanah seorang anak yang lahir ke dunia. Semoga setiap langkah ibadah aqiqah menjadi pintu keberkahan bagi keluarga dan masyarakat.

Bagi Anda yang ingin melakukan wakaf Al-quran Haqqi Tour and Travel menyediakan layanan terpercaya untuk memenuhi ibadah ini. Hubungi Admin Haqqi Tour untuk informasi selengkapnya. Bersama Haqqi, jalani ibadah dengan ketenangan dan kepercayaan, memastikan kewajiban agama tetap terlaksana dengan baik.

Recent Listings

  • Paket Umroh Oktober 2023

  • Paket Umroh Oktober 2023

  • Paket Umroh Oktober 2023

Al-Haqqi Tour & Travel

Al-Haqqi adalah Perusahaan yang bergerak di bidang Jasa Umrah & Haji, Jasa Land Arrangement Saudi, Provider Visa Umrah & Haji Furoda, Paket Umrah Plus, Paket Haji Furoda dan Paket Haji Khusus. Sebuah perusahaan travel yang berkepentingan di Negara yang berpusat di Kingdom of Saudi Arabia.

Kantor Al-Haqqi

Grand Pesona Pandanwangi D 20 Jl. Simpang L.A Sucipto Gang Makam Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing Kota Malang Jawa Timur 65124

Kontak Info

• 085174412025
• 085176833398
• alhaqqi.tour@gmail.com

Copyright © 2023 Al-Haqqi Travel