alhaqqi.tour@gmail.com

0851-7441-2025

0851-7683-3398

0851-7441-2025

0851-7683-3398

Jabal Tsur dan Kisah Agung di Balik Persembunyian Rasulullah SAW

Jabal Tsur dan Kisah Agung di Balik Persembunyian Rasulullah SAW

Jabal Tsur adalah salah satu gunung bersejarah yang memiliki makna mendalam dalam perjalanan dakwah Rasulullah SAW. Terletak di sebelah selatan Kota Makkah, gunung ini menjadi saksi penting ketika Rasulullah SAW dan sahabatnya, Abu Bakar Ash-Shiddiq, bersembunyi dari kejaran kaum Quraisy dalam peristiwa hijrah menuju Madinah. Kejadian tersebut bukan sekadar sejarah, tetapi juga pelajaran besar tentang keimanan, keteguhan, dan kebergantungan penuh kepada Allah SWT. Hingga kini, Jabal Tsur menjadi salah satu tempat yang sering dikunjungi jamaah haji dan umrah untuk mengenang perjuangan dan pengorbanan Rasulullah dalam menegakkan Islam.

Letak Geografis Jabal Tsur

Jabal Tsur terletak sekitar 4 kilometer di sebelah selatan Masjidil Haram, Makkah Al-Mukarramah. Gunung ini memiliki ketinggian sekitar 760 meter di atas permukaan laut, dengan bentuk yang kokoh dan jalur pendakian yang cukup menantang. Untuk mencapai puncak Jabal Tsur, diperlukan waktu antara satu hingga dua jam, tergantung pada kondisi fisik dan stamina pendaki.

Di puncaknya terdapat sebuah gua kecil yang dikenal sebagai Gua Tsur (Ghaar Tsur). Gua inilah tempat Rasulullah SAW dan Abu Bakar bersembunyi selama tiga hari sebelum melanjutkan perjalanan menuju Madinah. Letaknya yang tersembunyi dan sulit dijangkau menjadi salah satu alasan mengapa tempat ini dipilih untuk berlindung.

Sejarah Singkat Peristiwa di Gua Tsur

Peristiwa di Jabal Tsur terjadi saat Rasulullah SAW memutuskan untuk berhijrah ke Madinah setelah tekanan dan penyiksaan dari kaum Quraisy di Makkah semakin berat. Mengetahui rencana hijrah Nabi, kaum Quraisy bersepakat untuk menangkap atau bahkan membunuh beliau. Rasulullah SAW bersama Abu Bakar pun meninggalkan Makkah secara diam-diam pada malam hari dan menuju selatan, bukan ke arah Madinah yang terletak di utara.

Perjalanan ke selatan ini adalah strategi cerdas untuk mengelabui pengejaran. Setelah menempuh perjalanan sejauh kurang lebih 6 kilometer, Rasulullah SAW dan Abu Bakar bersembunyi di Gua Tsur. Di dalam gua itulah keduanya bertahan selama tiga hari, sementara Asma’ binti Abu Bakar dan Abdullah bin Abu Bakar secara bergantian mengantarkan makanan dan kabar dari Makkah.

Baca juga : Jabal Nur dan Pesona Sejarah Islam yang Menginspirasi

Keajaiban di Gua Tsur

Peristiwa di Gua Tsur bukan sekadar pelarian, melainkan bagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah. Ketika kaum Quraisy mendekati gua dan hampir menemukannya, Abu Bakar merasa takut bukan untuk dirinya, tetapi karena khawatir keselamatan Rasulullah. Namun Rasulullah menenangkan sahabatnya dengan kalimat yang kemudian diabadikan dalam Al-Qur’an:

“Jangan bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita.” (QS. At-Taubah: 40)

Allah kemudian melindungi mereka dengan cara yang menakjubkan. Dikisahkan seekor laba-laba membuat jaring di pintu gua dan dua burung merpati membuat sarang di sana, sehingga kaum Quraisy mengira tidak mungkin ada orang bersembunyi di dalam gua tersebut. Perlindungan Allah ini menjadi bukti nyata bahwa pertolongan-Nya selalu hadir bagi hamba yang beriman dan bertawakal sepenuhnya kepada-Nya.

Makna Spiritual dari Jabal Tsur

Jabal Tsur bukan sekadar tempat bersejarah, tetapi juga simbol keimanan yang dalam. Kisah ini mengajarkan bahwa pertolongan Allah datang di saat yang paling tepat, bahkan ketika manusia merasa berada di ujung harapan. Rasulullah SAW dan Abu Bakar menunjukkan teladan luar biasa tentang keyakinan, kesabaran, dan keteguhan hati dalam menghadapi ujian.

Setiap langkah menuju Jabal Tsur mengingatkan umat Islam bahwa perjuangan dakwah Rasulullah penuh pengorbanan dan kesabaran. Gunung ini menjadi simbol perjuangan spiritual, tempat di mana keimanan diuji dan dibuktikan dengan ketulusan hati.

Baca juga : Jabal Uhud dan Sejarah Besarnya dalam Islam

Perjalanan Menapaki Jabal Tsur

Bagi jamaah haji dan umrah yang berkesempatan mengunjungi Jabal Tsur, perjalanan menuju puncaknya merupakan pengalaman rohani yang sangat berkesan. Jalur pendakian cukup menantang, dengan tanjakan curam dan bebatuan terjal. Banyak jamaah yang membutuhkan waktu lebih dari satu jam untuk mencapai gua di puncak gunung.

Meski melelahkan, setiap langkah menuju gua penuh makna. Pendakian ini menjadi simbol perjuangan melawan kelelahan duniawi untuk mencari kedekatan spiritual dengan Allah SWT. Banyak jamaah yang berhenti sejenak untuk berzikir, berdoa, atau merenungkan kisah perjuangan Rasulullah di tempat itu.

Kisah Abu Bakar dan Pengorbanan Seorang Sahabat

Kisah di Jabal Tsur juga tidak lepas dari sosok Abu Bakar Ash-Shiddiq, sahabat setia Rasulullah yang menemani beliau dalam setiap situasi, termasuk saat hijrah. Ketika mereka berdua berada di dalam gua, Abu Bakar bahkan rela menutup lubang-lubang kecil di dinding gua dengan kain dan jarinya agar tidak ada binatang yang masuk dan mengganggu Nabi.

Ketika seekor ular sempat menggigit kakinya, Abu Bakar menahan rasa sakit agar Rasulullah tidak terganggu. Kisah ini menggambarkan kesetiaan dan cinta luar biasa sahabat kepada Rasulnya. Itulah mengapa Rasulullah pernah bersabda bahwa tidak ada sahabat yang memiliki jasa sebesar Abu Bakar dalam mendukung dakwah Islam.

Jabal Tsur dalam Perspektif Jamaah Ziarah

Hingga kini, Jabal Tsur menjadi salah satu destinasi ziarah yang penuh makna bagi jamaah haji dan umrah. Meskipun tidak termasuk dalam rukun ibadah haji atau umrah, mengunjungi tempat ini memberikan pengalaman spiritual yang mendalam. Dari puncak gunung, jamaah dapat melihat pemandangan Kota Makkah dari kejauhan, sambil merenungkan beratnya perjuangan Rasulullah di masa lalu.

Sebagian jamaah membawa air minum, kurma, dan doa-doa pribadi yang dipanjatkan di puncak. Tidak jarang, perjalanan ini juga menjadi sarana muhasabah diri untuk memperkuat keimanan dan mengingat bahwa perjuangan dalam hidup hanyalah bagian kecil dari ujian menuju keridhaan Allah.

Nilai dan Hikmah yang Dapat Dipetik

Kisah Jabal Tsur mengandung banyak hikmah yang bisa dijadikan pelajaran bagi kehidupan umat Islam. Beberapa di antaranya adalah:

  • Keteguhan iman membawa pertolongan Allah di saat genting.
  • Kesabaran dan tawakal adalah kunci menghadapi ujian hidup.
  • Persahabatan yang didasari iman melahirkan keikhlasan dan pengorbanan sejati.
  • Setiap kesulitan pasti disertai kemudahan, sebagaimana janji Allah.
  • Sejarah Islam mengajarkan bahwa perjuangan dakwah tidak pernah mudah, tetapi penuh kemuliaan.

Nilai-nilai ini menjadikan Jabal Tsur bukan sekadar tempat wisata religi, tetapi juga sumber inspirasi untuk memperkuat keimanan dan semangat hidup dalam ketaatan kepada Allah.

Penutup

Jabal Tsur adalah bukti sejarah tentang keteguhan Rasulullah SAW dan sahabatnya dalam menghadapi tantangan besar demi menyelamatkan agama Islam. Dari tempat persembunyian yang sunyi di puncak gunung itu, lahir kisah keteladanan tentang keyakinan kepada Allah yang tak tergoyahkan. Gunung ini bukan hanya menjadi bagian dari perjalanan hijrah, tetapi juga menjadi simbol perjuangan spiritual yang abadi. Mengunjungi Jabal Tsur berarti mengenang sejarah yang mengajarkan bahwa dalam setiap ujian, ada kasih sayang dan perlindungan Allah bagi hamba-hamba-Nya yang beriman. Semoga kisah di balik Jabal Tsur senantiasa menginspirasi umat Islam untuk tetap tegar, sabar, dan yakin dalam menapaki jalan kebenaran.

Bagi Anda yang ingin melakukan wakaf Al-quran Haqqi Tour and Travel menyediakan layanan terpercaya untuk memenuhi ibadah ini. Hubungi Admin Haqqi Tour untuk informasi selengkapnya. Bersama Haqqi, jalani ibadah dengan ketenangan dan kepercayaan, memastikan kewajiban agama tetap terlaksana dengan baik.

Recent Listings

  • Paket Umroh Oktober 2023

  • Paket Umroh Oktober 2023

  • Paket Umroh Oktober 2023

Al-Haqqi Tour & Travel

Al-Haqqi adalah Perusahaan yang bergerak di bidang Jasa Umrah & Haji, Jasa Land Arrangement Saudi, Provider Visa Umrah & Haji Furoda, Paket Umrah Plus, Paket Haji Furoda dan Paket Haji Khusus. Sebuah perusahaan travel yang berkepentingan di Negara yang berpusat di Kingdom of Saudi Arabia.

Kantor Al-Haqqi

Grand Pesona Pandanwangi D 20 Jl. Simpang L.A Sucipto Gang Makam Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing Kota Malang Jawa Timur 65124

Kontak Info

• 085174412025
• 085176833398
• alhaqqi.tour@gmail.com

Copyright © 2023 Al-Haqqi Travel