alhaqqi.tour@gmail.com

0851-7441-2025

0851-7683-3398

0851-7441-2025

0851-7683-3398

Tata Cara Sholat Ba’diyah Lengkap Beserta Bacaan Niat dan Jumlah Rakaatnya

tata cara sholat ba’diyah

Tata Cara Sholat Ba’diyah Lengkap Beserta Bacaan Niat dan Jumlah Rakaatnya

Sholat merupakan ibadah utama dalam ajaran Islam yang menjadi tiang agama. Selain sholat wajib lima waktu, umat Muslim juga dianjurkan untuk melaksanakan berbagai sholat sunnah yang dapat menyempurnakan ibadah wajib. Salah satu sholat sunnah yang sangat dianjurkan adalah sholat ba’diyah, yaitu sholat sunnah yang dikerjakan setelah sholat fardhu.

Sholat ba’diyah memiliki banyak keutamaan. Selain menjadi bentuk ibadah tambahan kepada Allah SWT, sholat ini juga berfungsi untuk menutupi kekurangan yang mungkin terjadi dalam sholat wajib. Oleh karena itu, banyak ulama menekankan pentingnya menjaga sholat sunnah ini sebagai bagian dari kebiasaan ibadah sehari-hari.

Dalam kehidupan modern yang serba cepat, banyak orang terkadang hanya fokus pada sholat wajib saja. Padahal, Rasulullah SAW sangat menjaga sholat sunnah rawatib, termasuk sholat ba’diyah. Hal ini menunjukkan bahwa ibadah tersebut memiliki nilai spiritual yang sangat besar bagi umat Islam.

Secara umum, sholat ba’diyah termasuk dalam kategori sholat sunnah rawatib, yaitu sholat sunnah yang mengiringi sholat wajib. Ada sholat sunnah yang dilakukan sebelum sholat fardhu (qobliyah) dan ada pula yang dilakukan setelahnya (ba’diyah). Kedua jenis sholat ini memiliki keutamaan yang luar biasa.

Artikel ini akan membahas secara lengkap mengenai tata cara sholat ba’diyah lengkap beserta bacaan niat dan jumlah rakaatnya, mulai dari pengertian, dalil, tata cara pelaksanaan, jumlah rakaat untuk setiap waktu sholat, hingga keutamaan yang terkandung di dalamnya.

Pengertian Sholat Ba’diyah dan Kedudukannya dalam Islam

Sholat ba’diyah adalah sholat sunnah yang dikerjakan setelah melaksanakan sholat fardhu. Kata ba’diyah sendiri berasal dari bahasa Arab بعد yang berarti “setelah”. Oleh karena itu, sholat ini dilakukan setelah selesai menunaikan sholat wajib seperti Dzuhur, Maghrib, atau Isya.

Dalam ajaran Islam, sholat ba’diyah termasuk dalam kategori sholat sunnah rawatib, yaitu sholat sunnah yang mengiringi sholat wajib. Sholat rawatib terbagi menjadi dua bagian, yaitu sholat qobliyah yang dilakukan sebelum sholat wajib dan sholat ba’diyah yang dilakukan setelahnya.

Keberadaan sholat ba’diyah memiliki dasar yang kuat dalam hadis Nabi Muhammad SAW. Rasulullah SAW dikenal sangat menjaga sholat sunnah rawatib. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, disebutkan:

“Tidaklah seorang hamba Muslim mengerjakan sholat sunnah karena Allah setiap hari sebanyak dua belas rakaat selain sholat wajib, melainkan Allah akan membangunkan baginya sebuah rumah di surga.”
(HR. Muslim)

Dua belas rakaat yang dimaksud dalam hadis tersebut adalah bagian dari sholat sunnah rawatib, termasuk di dalamnya sholat ba’diyah. Hal ini menunjukkan bahwa sholat sunnah ini memiliki kedudukan yang sangat penting dalam kehidupan seorang Muslim.

Selain itu, sholat ba’diyah juga menjadi bentuk kecintaan seorang hamba kepada Allah SWT. Dengan melaksanakan sholat sunnah ini, seorang Muslim menunjukkan kesungguhannya dalam beribadah dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

Baca juga: Sholat Ba’diyah: Tata Cara, Niat, dan Waktu Pelaksanaannya yang Benar

Dalil dan Keutamaan Sholat Ba’diyah

Sholat ba’diyah memiliki banyak dalil yang menjelaskan keutamaannya. Dalil tersebut berasal dari hadis Nabi Muhammad SAW yang menjelaskan kebiasaan beliau dalam menjaga sholat sunnah rawatib.

Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim disebutkan bahwa Rasulullah SAW tidak pernah meninggalkan sholat sunnah tertentu, termasuk sholat setelah Maghrib dan setelah Isya. Hal ini menunjukkan bahwa sholat ba’diyah memiliki kedudukan yang sangat dianjurkan dalam Islam.

Salah satu hadis yang menjelaskan keutamaan sholat sunnah rawatib adalah sebagai berikut:

Dari Ummu Habibah radhiyallahu ‘anha, Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa yang menjaga dua belas rakaat sholat sunnah dalam sehari semalam, maka akan dibangunkan baginya rumah di surga.”
(HR. Muslim)

Selain itu, sholat sunnah juga memiliki fungsi untuk menyempurnakan kekurangan dalam sholat wajib. Dalam hadis disebutkan bahwa amalan yang pertama kali dihisab pada hari kiamat adalah sholat. Jika terdapat kekurangan dalam sholat wajib, maka sholat sunnah akan menjadi pelengkapnya.

Hadis ini diriwayatkan oleh Abu Dawud dan Tirmidzi yang menjelaskan bahwa Allah SWT akan melihat apakah seorang hamba memiliki sholat sunnah yang dapat menyempurnakan sholat wajibnya.

Dengan demikian, melaksanakan sholat ba’diyah bukan hanya sekadar ibadah tambahan, tetapi juga memiliki manfaat besar dalam memperbaiki kualitas ibadah seorang Muslim di hadapan Allah SWT.

Tata Cara Sholat Ba’diyah Lengkap

Pada dasarnya, tata cara sholat ba’diyah sama seperti sholat sunnah pada umumnya. Perbedaannya hanya terletak pada niat dan waktu pelaksanaannya yang dilakukan setelah sholat wajib.

Sholat ba’diyah dilakukan secara dua rakaat salam, sebagaimana kebiasaan Rasulullah SAW dalam melaksanakan sholat sunnah. Hal ini sesuai dengan hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari bahwa sholat sunnah dikerjakan dua rakaat dua rakaat.

Berikut tata cara sholat ba’diyah yang benar:

1. Membaca Niat

Niat dilakukan di dalam hati ketika akan memulai sholat.

Contoh niat sholat ba’diyah Dzuhur:

Ushalli sunnatal ba’diyati zhuhri rak’ataini lillahi ta’ala
Artinya:
“Saya niat sholat sunnah ba’diyah Dzuhur dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

2. Takbiratul Ihram

Mengangkat kedua tangan sambil membaca Allahu Akbar sebagai tanda dimulainya sholat.

3. Membaca Doa Iftitah

Setelah takbiratul ihram dianjurkan membaca doa iftitah sebagaimana dalam sholat pada umumnya.

4. Membaca Surah Al-Fatihah

Membaca Surah Al-Fatihah yang merupakan rukun sholat.

Dalilnya terdapat dalam hadis Rasulullah SAW:
“Tidak sah sholat seseorang yang tidak membaca Al-Fatihah.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

5. Membaca Surat Pendek

Setelah Al-Fatihah dianjurkan membaca surat pendek dari Al-Qur’an seperti:

  • Surah Al-Ikhlas
  • Surah Al-Falaq
  • Surah An-Nas

Ketiga surat tersebut merupakan bagian dari Al-Qur’an yang sering dibaca Rasulullah SAW dalam sholat sunnah.

6. Ruku’, I’tidal, Sujud

Dilanjutkan dengan gerakan ruku’, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan sujud kedua sebagaimana tata cara sholat biasa.

7. Tasyahud Akhir dan Salam

Setelah dua rakaat, duduk tasyahud akhir lalu mengucapkan salam ke kanan dan kiri.

Zakat Sebagai Bentuk Kepedulian Sosial dan Penguatan Nilai Kemanusiaan

Jumlah Rakaat Sholat Ba’diyah pada Setiap Waktu Sholat

Jumlah rakaat sholat ba’diyah tidak sama pada setiap waktu sholat. Hal ini didasarkan pada hadis Rasulullah SAW yang menjelaskan tentang sholat sunnah rawatib.

Berikut jumlah rakaat sholat ba’diyah yang dianjurkan:

1. Ba’diyah Dzuhur

  • 2 rakaat atau 4 rakaat
  • Rasulullah SAW terkadang mengerjakan dua rakaat dan terkadang empat rakaat.

2. Ba’diyah Maghrib

  • 2 rakaat
  • Sangat dianjurkan karena sering dilakukan oleh Rasulullah SAW.

3. Ba’diyah Isya

  • 2 rakaat
  • Termasuk bagian dari sholat sunnah rawatib yang dianjurkan.

4. Ba’diyah Jumat

  • 2 atau 4 rakaat
  • Dilakukan setelah sholat Jumat selesai.

5. Tidak Ada Ba’diyah untuk Subuh dan Ashar

  • Sholat Subuh hanya memiliki sunnah qobliyah.
  • Sholat Ashar tidak memiliki sholat sunnah rawatib setelahnya.

Dalil mengenai jumlah rakaat sholat sunnah rawatib diriwayatkan dalam hadis:

Dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma berkata:

“Aku menghafal dari Rasulullah SAW sepuluh rakaat sholat sunnah: dua rakaat sebelum Dzuhur, dua rakaat sesudahnya, dua rakaat setelah Maghrib, dua rakaat setelah Isya, dan dua rakaat sebelum Subuh.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini menjadi dasar utama dalam penentuan jumlah rakaat sholat sunnah rawatib termasuk sholat ba’diyah.

Hikmah dan Manfaat Sholat Ba’diyah bagi Kehidupan Muslim

Sholat ba’diyah memiliki banyak hikmah dan manfaat yang dapat dirasakan oleh seorang Muslim yang mengamalkannya secara istiqamah.

Sholat ba’diyah dapat menyempurnakan kekurangan dalam sholat wajib. Tidak ada manusia yang sempurna dalam ibadahnya. Oleh karena itu, sholat sunnah menjadi pelengkap bagi ibadah yang mungkin kurang khusyuk atau kurang sempurna.

Sholat ba’diyah menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Semakin banyak seorang hamba melakukan ibadah sunnah, maka semakin dekat pula hubungannya dengan Allah. Hal ini sesuai dengan hadis qudsi yang menjelaskan bahwa seorang hamba akan semakin dicintai Allah dengan memperbanyak ibadah sunnah.

Sholat ba’diyah membantu membentuk kebiasaan ibadah yang lebih disiplin. Ketika seseorang terbiasa melaksanakan sholat sunnah, maka ia akan lebih menjaga waktu sholat dan lebih sadar akan pentingnya ibadah dalam kehidupan sehari-hari.

Kesimpulan

Sholat ba’diyah merupakan salah satu sholat sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Sholat ini dilakukan setelah sholat fardhu dan termasuk dalam kategori sholat sunnah rawatib yang memiliki banyak keutamaan. Melaksanakan sholat ba’diyah menjadi salah satu cara untuk menyempurnakan ibadah wajib dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Tata cara sholat ba’diyah pada dasarnya sama seperti sholat sunnah lainnya, dimulai dengan niat, takbiratul ihram, membaca Al-Fatihah, membaca surat pendek dari Al-Qur’an, hingga diakhiri dengan salam. Perbedaannya hanya terletak pada waktu pelaksanaannya yang dilakukan setelah sholat wajib.

Jumlah rakaat sholat ba’diyah berbeda-beda tergantung waktu sholatnya, seperti dua atau empat rakaat setelah Dzuhur, dua rakaat setelah Maghrib, dan dua rakaat setelah Isya. Semua ketentuan tersebut memiliki dasar yang kuat dari hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh para ulama hadis terpercaya seperti Imam Bukhari dan Imam Muslim.

Dengan memahami tata cara sholat ba’diyah lengkap beserta bacaan niat dan jumlah rakaatnya, diharapkan umat Muslim dapat lebih semangat dalam mengamalkan ibadah sunnah ini. Selain mendapatkan pahala tambahan, sholat ba’diyah juga menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT.

Sholat ba’diyah adalah amalan sunnah yang dilakukan setelah sholat wajib sebagai bentuk penyempurna ibadah seorang Muslim. Dengan rutin mengamalkannya, seseorang dapat menutup kekurangan dalam sholat fardhu sekaligus meningkatkan kedekatan kepada Allah SWT. Untuk panduan ibadah serta informasi haji dan umrah, hubungi Admin Haqqi Tour.

Recent Listings

  • Paket Umroh Oktober 2023

  • Paket Umroh Oktober 2023

  • Paket Umroh Oktober 2023

Al-Haqqi Tour & Travel

Al-Haqqi adalah Perusahaan yang bergerak di bidang Jasa Umrah & Haji, Jasa Land Arrangement Saudi, Provider Visa Umrah & Haji Furoda, Paket Umrah Plus, Paket Haji Furoda dan Paket Haji Khusus. Sebuah perusahaan travel yang berkepentingan di Negara yang berpusat di Kingdom of Saudi Arabia.

Kantor Al-Haqqi

Grand Pesona Pandanwangi D 20 Jl. Simpang L.A Sucipto Gang Makam Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing Kota Malang Jawa Timur 65124

Kontak Info

• 085174412025
• 085176833398
• alhaqqi.tour@gmail.com

Copyright © 2023 Al-Haqqi Travel