alhaqqi.tour@gmail.com

0851-7441-2025

0851-7683-3398

0851-7441-2025

0851-7683-3398

Sholat Fajar Berapa Rakaat? Jangan Sampai Keliru Lagi!

sholat fajar berapa rakaat

Sholat Fajar Berapa Rakaat? Jangan Sampai Keliru Lagi!

Masih banyak umat Muslim yang sering bertanya, sholat fajar berapa rakaat sebenarnya? Pertanyaan ini terlihat sederhana, tetapi faktanya masih banyak yang keliru dalam memahaminya. Tidak sedikit yang mengira sholat fajar adalah sholat Subuh itu sendiri, padahal keduanya memiliki perbedaan yang sangat jelas baik dari segi hukum, waktu, maupun jumlah rakaat.

Sholat fajar termasuk salah satu ibadah sunnah yang memiliki keutamaan luar biasa. Bahkan, Rasulullah ﷺ sangat menjaganya dan hampir tidak pernah meninggalkannya, baik ketika dalam keadaan mukim maupun safar. Ini menunjukkan bahwa sholat fajar bukanlah ibadah yang sepele.

Kesalahan dalam memahami sholat fajar berapa rakaat bisa berakibat pada keliru dalam pelaksanaan ibadah. Oleh karena itu, penting bagi setiap Muslim untuk mengetahui dengan jelas jumlah rakaat, tata cara, serta dalil yang mendasarinya agar ibadah yang dilakukan benar dan sesuai tuntunan syariat.

Artikel ini akan membahas secara lengkap dan mendalam tentang sholat fajar, mulai dari jumlah rakaat, dalil Al-Qur’an dan hadis, hingga kesalahan yang sering terjadi. Dengan pemahaman yang benar, diharapkan kita bisa lebih khusyuk dan tepat dalam menjalankan ibadah ini.

Sholat Fajar Berapa Rakaat? Ini Jawaban yang Benar

Sholat fajar adalah sholat sunnah yang dilakukan sebelum sholat Subuh. Dalam praktiknya, sholat fajar sering disebut juga sebagai qabliyah Subuh. Maka ketika muncul pertanyaan sholat fajar berapa rakaat, jawabannya adalah dua rakaat.

Jumlah ini bukan hasil ijtihad ulama semata, melainkan berdasarkan hadis sahih dari Rasulullah ﷺ. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, disebutkan:

“Rasulullah ﷺ tidak pernah menjaga sholat sunnah yang lebih beliau jaga selain dua rakaat sebelum Subuh.” (HR. Muslim)

Hadis ini menunjukkan bahwa sholat fajar terdiri dari dua rakaat dan memiliki kedudukan yang sangat istimewa dibandingkan sholat sunnah lainnya. Bahkan Rasulullah ﷺ sangat konsisten dalam melaksanakannya.

Selain itu, dalam hadis lain Rasulullah ﷺ bersabda:

“Dua rakaat sebelum Subuh lebih baik daripada dunia dan seisinya.” (HR. Muslim)

Dari sini kita bisa memahami bahwa jawaban atas pertanyaan sholat fajar berapa rakaat tidak hanya sekadar dua rakaat, tetapi juga memiliki nilai yang sangat besar di sisi Allah SWT.

Oleh karena itu, penting untuk tidak lagi keliru dalam memahami bahwa sholat fajar bukan empat rakaat, bukan satu rakaat, melainkan dua rakaat yang dilakukan sebelum sholat Subuh.

Baca juga: Waktu Terbaik Sholat Istikharah yang Paling Mustajab

Dalil Al-Qur’an dan Hadis Tentang Sholat Fajar

Meskipun tidak disebutkan secara eksplisit dengan istilah “sholat fajar” dalam Al-Qur’an, namun terdapat ayat yang menjadi dasar waktu pelaksanaan sholat Subuh dan ibadah di waktu fajar.
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:

اَقِمِ الصَّلٰوةَ لِدُلُوْكِ الشَّمْسِ اِلٰى غَسَقِ الَّيْلِ وَقُرْاٰنَ الْفَجْرِۗ اِنَّ قُرْاٰنَ الْفَجْرِ كَانَ مَشْهُوْدًا

“Dirikanlah sholat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula sholat) Subuh. Sesungguhnya sholat Subuh itu disaksikan (oleh malaikat).”
(QS. Al-Isra: 78)

Ayat ini menunjukkan keutamaan waktu Subuh, yang menjadi waktu pelaksanaan sholat wajib dan juga waktu sholat sunnah fajar. Para ulama menjelaskan bahwa sholat sunnah sebelum Subuh termasuk dalam amalan yang dianjurkan untuk mengiringi sholat wajib tersebut.

Dalam hadis, Rasulullah ﷺ sangat menekankan pentingnya sholat fajar. Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau berkata:

“Dua rakaat fajar lebih aku cintai daripada dunia dan seluruh isinya.” (HR. Muslim)

Hadis ini menunjukkan betapa besar keutamaan dari sholat fajar, sehingga Rasulullah ﷺ sendiri sangat mencintainya. Ini menjadi bukti kuat bahwa sholat ini bukan sekadar ibadah tambahan biasa.

Selain itu, terdapat hadis lain yang menyebutkan bahwa Rasulullah ﷺ membaca surat tertentu saat sholat fajar. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu:

“Rasulullah ﷺ membaca dalam dua rakaat fajar: Qul ya ayyuhal kafirun dan Qul huwallahu ahad.” (HR. Muslim)

Surat yang dimaksud adalah:

  • QS. Al-Kafirun (rakaat pertama)
  • QS. Al-Ikhlas (rakaat kedua)

Hal ini menunjukkan bahwa selain memahami sholat fajar berapa rakaat, kita juga dianjurkan meneladani bacaan yang dibaca oleh Rasulullah ﷺ.

Dengan adanya dalil dari Al-Qur’an dan hadis ini, tidak ada lagi keraguan mengenai keabsahan dan keutamaan sholat fajar.

Tata Cara Sholat Fajar yang Benar Sesuai Sunnah

Setelah memahami sholat fajar berapa rakaat, penting juga untuk mengetahui tata cara pelaksanaannya agar sesuai dengan sunnah Rasulullah ﷺ.

Secara umum, tata cara sholat fajar sama seperti sholat sunnah lainnya, namun terdapat beberapa hal yang menjadi ciri khas:

Sholat fajar dilakukan dua rakaat dengan niat sholat sunnah sebelum Subuh, dilakukan sebelum iqamah sholat Subuh.

Langkah-langkahnya:

  • Niat dalam hati untuk melaksanakan sholat sunnah fajar dua rakaat
  • Takbiratul ihram
  • Membaca doa iftitah (opsional)
  • Membaca Al-Fatihah
  • Membaca surat pendek (disunnahkan Al-Kafirun di rakaat pertama)
  • Ruku’, i’tidal, sujud seperti biasa
  • Rakaat kedua membaca Al-Ikhlas setelah Al-Fatihah
  • Tasyahud akhir
  • Salam

Hal yang Perlu Diperhatikan:

  • Disunnahkan membaca surat pendek
  • Dilakukan dengan ringan (tidak terlalu panjang)
  • Dilakukan sebelum sholat Subuh dimulai

Rasulullah ﷺ dikenal melaksanakan sholat ini dengan ringan namun tetap khusyuk. Ini menjadi pelajaran bahwa kualitas lebih penting daripada panjangnya bacaan.

Zakat Sebagai Bentuk Kepedulian Sosial dan Penguatan Nilai Kemanusiaan

Kesalahan yang Sering Terjadi dalam Sholat Fajar

Masih banyak kesalahan yang terjadi di masyarakat terkait pemahaman sholat fajar berapa rakaat dan pelaksanaannya.

Berikut beberapa kesalahan yang umum terjadi:

Kesalahan ini biasanya terjadi karena kurangnya pemahaman atau kebiasaan yang tidak sesuai dengan sunnah.

Kesalahan-kesalahan:

  • Menganggap sholat fajar adalah sholat Subuh
  • Melaksanakan lebih dari dua rakaat
  • Tidak melaksanakan sama sekali karena dianggap tidak penting
  • Membaca bacaan yang terlalu panjang hingga memberatkan
  • Tidak mengetahui waktu yang tepat (dilakukan setelah Subuh)

Kesalahan paling fatal adalah meninggalkan sholat fajar karena menganggapnya tidak penting. Padahal, Rasulullah ﷺ sangat menekankannya.

Dengan memahami kesalahan ini, kita bisa memperbaiki ibadah kita agar lebih sesuai dengan tuntunan.

Keutamaan Sholat Fajar yang Luar Biasa

Sholat fajar memiliki keutamaan yang sangat besar, bahkan disebut lebih baik dari dunia dan seisinya. Ini menunjukkan bahwa ibadah ini memiliki nilai spiritual yang sangat tinggi.

Sholat fajar menjadi tanda kecintaan seorang hamba kepada sunnah Rasulullah ﷺ. Orang yang rutin melaksanakannya menunjukkan kesungguhan dalam beribadah.

Sholat fajar menjadi pembuka keberkahan di pagi hari. Dengan memulai hari dengan ibadah, hati menjadi lebih tenang dan penuh semangat.

Sholat fajar menjadi amalan yang ringan namun berpahala besar. Hanya dua rakaat, tetapi nilainya sangat luar biasa di sisi Allah SWT.

Kesimpulan

Dari pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa jawaban dari pertanyaan sholat fajar berapa rakaat adalah dua rakaat, yang dilaksanakan sebelum sholat Subuh. Sholat ini termasuk sunnah muakkadah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah ﷺ.

Dalil dari hadis sahih menunjukkan bahwa sholat fajar memiliki keutamaan yang luar biasa, bahkan lebih baik dari dunia dan seisinya. Selain itu, Rasulullah ﷺ juga memberikan contoh bacaan dan tata cara pelaksanaannya.

Dengan memahami secara benar tentang sholat fajar, mulai dari jumlah rakaat, dalil, hingga tata cara, diharapkan kita tidak lagi keliru dan bisa mengamalkannya dengan lebih baik. Jangan sampai ibadah yang ringan ini justru kita abaikan, padahal pahalanya sangat besar.

Mulai sekarang, jadikan sholat fajar sebagai amalan rutin setiap hari. Karena dari dua rakaat sederhana inilah, keberkahan hidup bisa dimulai.

Sholat fajar adalah amalan sunnah yang membuka hari dengan keberkahan dan cahaya iman. Dengan menjaga sholat fajar, hati menjadi lebih tenang, pikiran lebih jernih, dan langkah terasa lebih ringan dalam menjalani aktivitas. Amalan ini juga mengajarkan kita untuk mendahulukan Allah sebelum memulai urusan dunia. Untuk panduan lebih lanjut, hubungi Admin Haqqi Tour.

Recent Listings

  • Paket Umroh Oktober 2023

  • Paket Umroh Oktober 2023

  • Paket Umroh Oktober 2023

Al-Haqqi Tour & Travel

Al-Haqqi adalah Perusahaan yang bergerak di bidang Jasa Umrah & Haji, Jasa Land Arrangement Saudi, Provider Visa Umrah & Haji Furoda, Paket Umrah Plus, Paket Haji Furoda dan Paket Haji Khusus. Sebuah perusahaan travel yang berkepentingan di Negara yang berpusat di Kingdom of Saudi Arabia.

Kantor Al-Haqqi

Grand Pesona Pandanwangi D 20 Jl. Simpang L.A Sucipto Gang Makam Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing Kota Malang Jawa Timur 65124

Kontak Info

• 085174412025
• 085176833398
• alhaqqi.tour@gmail.com

Copyright © 2023 Al-Haqqi Travel