alhaqqi.tour@gmail.com

0851-7441-2025

0851-7683-3398

0851-7441-2025

0851-7683-3398

Amalan Saat Umrah dan Maknanya dalam Menyempurnakan Ibadah

Amalan Saat Umrah dan Maknanya dalam Menyempurnakan Ibadah

Umrah merupakan salah satu ibadah mulia yang menjadi dambaan setiap Muslim. Selain menjadi bentuk penghambaan kepada Allah SWT, umrah juga menjadi sarana penyucian jiwa dan dosa-dosa. Dalam pelaksanaannya, terdapat sejumlah amalan yang perlu diperhatikan agar ibadah umrah menjadi sempurna dan diterima. Amalan saat umrah tidak hanya sebatas ritual fisik, tetapi juga meliputi kekhusyukan hati, niat yang tulus, dan adab dalam menjalankannya. Dengan memahami setiap amalan, jamaah dapat melaksanakan ibadah ini dengan penuh makna dan kesadaran spiritual.

Niat dan Ihram di Miqat

Amalan pertama dalam pelaksanaan umrah adalah berniat ihram di miqat. Miqat merupakan batas tempat yang telah ditentukan untuk memulai ihram bagi jamaah yang akan melaksanakan umrah atau haji. Saat tiba di miqat, jamaah disunnahkan mandi, memotong kuku, memakai wewangian di badan (bagi laki-laki sebelum niat), dan mengenakan pakaian ihram. Setelah itu, barulah melafazkan niat:
“Labbaikallahumma ‘umratan.”
Yang artinya: “Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah untuk menunaikan umrah.”
Sejak saat itu, jamaah memasuki keadaan ihram, di mana berlaku larangan-larangan tertentu seperti memakai pakaian berjahit bagi laki-laki, menggunakan wewangian, dan memotong rambut atau kuku. Ihram menjadi simbol kesucian dan ketundukan total kepada Allah SWT.

Memperbanyak Talbiyah

Setelah niat diucapkan, amalan berikutnya adalah memperbanyak bacaan talbiyah. Talbiyah merupakan kalimat dzikir yang menandakan kesiapan hati seorang hamba dalam memenuhi panggilan Allah.

Lafaznya:
“Labbaika Allahumma labbaik, labbaika laa syarika laka labbaik. Innal hamda wan-ni‘mata laka wal mulk, laa syarika lak.”
Kalimat ini menggambarkan kesetiaan dan keikhlasan dalam menjalankan ibadah. Selama perjalanan menuju Makkah, jamaah dianjurkan untuk terus membaca talbiyah dengan suara yang lembut dan khusyuk. Talbiyah tidak hanya diucapkan dengan lisan, tetapi juga harus tertanam dalam hati sebagai bentuk penyerahan diri sepenuhnya kepada kehendak Allah.

Baca juga : Amalan Saat Haji dan Makna Spiritual di Baliknya

Thawaf Mengelilingi Ka’bah

Setibanya di Masjidil Haram, jamaah memulai thawaf, yaitu mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali. Thawaf dilakukan dengan penuh ketenangan dan kekhusyukan, dimulai dari Hajar Aswad dengan niat beribadah semata-mata karena Allah. Jamaah dapat mencium atau melambaikan tangan ke arah Hajar Aswad sambil mengucap, “Bismillahi Allahu Akbar.”
Selama thawaf, disunnahkan memperbanyak doa, dzikir, dan istighfar. Antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad, disunnahkan membaca doa:
“Rabbanaa aatinaa fid-dunyaa hasanah, wa fil aakhirati hasanah, wa qinaa ‘adzaaban naar.”
Thawaf bukan hanya sekadar mengelilingi bangunan suci, tetapi juga menggambarkan kedekatan seorang hamba dengan Tuhannya, berputar mengelilingi pusat ketauhidan.

Salat Dua Rakaat di Belakang Maqam Ibrahim

Setelah menyelesaikan thawaf, jamaah disunnahkan melaksanakan salat dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim, atau di bagian mana pun di Masjidil Haram jika tempat tersebut penuh. Pada rakaat pertama disunnahkan membaca Surah Al-Kafirun setelah Al-Fatihah, dan pada rakaat kedua membaca Surah Al-Ikhlas.
Salat ini menjadi wujud syukur atas kesempatan untuk melakukan thawaf. Dalam suasana yang khusyuk, jamaah memohon ampunan, kemudahan hidup, dan keberkahan dari Allah SWT. Usai salat, disunnahkan berdoa dengan sungguh-sungguh karena tempat tersebut termasuk area yang mustajab untuk berdoa.

Baca juga : Zikir di Tanah Suci: Menyatu dengan Keheningan dan Keagungan Ibadah

Minum Air Zamzam dan Berdoa

Amalan berikutnya adalah meminum air zamzam, air yang penuh keberkahan dan memiliki nilai sejarah spiritual yang tinggi. Rasulullah SAW bersabda, “Air zamzam sesuai dengan niat orang yang meminumnya.” (HR. Ibnu Majah)
Saat meminumnya, jamaah dianjurkan menghadap kiblat dan berdoa kepada Allah agar diberikan kesehatan, rezeki, dan ampunan.

Doa yang sering dibaca adalah:
“Allahumma inni as’aluka ‘ilman naafi’an, wa rizqan waasi’an, wa syifaa’an min kulli daa.”

Air zamzam menjadi simbol keajaiban dan rahmat Allah bagi umat manusia, mengingat asalnya yang keluar dari tanah gersang atas kehendak-Nya semata.

Sa’i antara Bukit Shafa dan Marwah

Setelah thawaf dan minum air zamzam, jamaah melanjutkan ibadah dengan melakukan sa’i, yaitu berjalan dari Bukit Shafa ke Marwah sebanyak tujuh kali. Sa’i dilakukan dengan niat mengikuti jejak Siti Hajar yang berlari mencari air untuk Nabi Ismail.
Setiap sampai di Bukit Shafa, jamaah menghadap Ka’bah, mengangkat tangan, dan membaca doa:
“Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar. Laa ilaaha illallaahu wahdahuu laa syariika lah. Lahul mulku walahul hamdu, wa huwa ‘alaa kulli syai’in qadiir.”
Sa’i melambangkan kesungguhan, ketekunan, dan keteguhan hati dalam mencari ridha Allah. Dalam setiap langkahnya, jamaah diingatkan bahwa usaha harus dilakukan dengan sabar dan tawakal.

Tahallul atau Mencukur Rambut

Amalan berikutnya dalam umrah adalah tahallul, yaitu mencukur atau memotong rambut sebagai tanda keluar dari keadaan ihram. Untuk laki-laki, disunnahkan mencukur seluruh rambut (halq), sedangkan bagi perempuan cukup memotong sedikit ujung rambut (taqshir).
Tahallul menjadi simbol kesucian diri dan pembaruan semangat dalam beribadah. Dengan mencukur rambut, jamaah diharapkan meninggalkan segala dosa dan kesalahan masa lalu. Rasulullah SAW mendoakan tiga kali keberkahan bagi orang yang mencukur rambut, dan satu kali bagi yang hanya memendekkannya.

Memperbanyak Dzikir dan Doa Setelah Umrah

Setelah seluruh rangkaian amalan selesai, jamaah dianjurkan memperbanyak doa, dzikir, dan istighfar. Umrah bukan hanya sekadar ritual, tetapi perjalanan spiritual yang harus dihayati dengan penuh kesadaran. Waktu setelah umrah adalah saat terbaik untuk memohon ampunan dan memanjatkan doa bagi diri sendiri, keluarga, serta umat Islam seluruhnya.
Jamaah dapat membaca dzikir-dzikir harian seperti tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir. Selain itu, memperbanyak shalat sunnah di Masjidil Haram memiliki pahala yang sangat besar, sebagaimana sabda Rasulullah SAW: “Salat di Masjidil Haram lebih utama seratus ribu kali daripada salat di masjid lain.” (HR. Ibnu Majah)

Menjaga Akhlak dan Adab di Tanah Suci

Selain amalan fisik, menjaga akhlak merupakan bagian penting dalam menyempurnakan umrah. Jamaah diingatkan untuk menahan diri dari ucapan dan perbuatan yang tidak baik, serta memperbanyak sikap sabar dan rendah hati. Tanah Suci Makkah adalah tempat yang dimuliakan Allah, sehingga setiap tindakan harus dilandasi niat yang suci.
Berbuat baik kepada sesama jamaah, menjaga kebersihan, menghormati orang lain, serta menghindari perdebatan adalah wujud nyata dari adab dalam beribadah. Dengan menjaga akhlak, umrah tidak hanya menjadi perjalanan jasmani, tetapi juga perjalanan ruhani yang memperbaiki diri.

Kesimpulan

Amalan saat umrah memiliki nilai ibadah dan makna spiritual yang sangat mendalam. Setiap tahapan — mulai dari niat di miqat, thawaf, sa’i, hingga tahallul — merupakan simbol penghambaan dan penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah SWT. Melalui umrah, seorang Muslim diharapkan dapat memperbarui keimanan, membersihkan hati, dan memperkuat hubungan dengan Sang Pencipta.
Menjaga niat, memperbanyak dzikir, serta menunjukkan akhlak mulia selama di Tanah Suci adalah kunci utama agar umrah menjadi ibadah yang mabrur. Semoga Allah SWT menerima setiap langkah dan doa para jamaah yang menunaikan umrah dengan ikhlas dan penuh ketulusan.

Bagi Anda yang ingin melakukan wakaf Al-quran Haqqi Tour and Travel menyediakan layanan terpercaya untuk memenuhi ibadah ini. Hubungi Admin Haqqi Tour untuk informasi selengkapnya. Bersama Haqqi, jalani ibadah dengan ketenangan dan kepercayaan, memastikan kewajiban agama tetap terlaksana dengan baik.

Recent Listings

  • Paket Umroh Oktober 2023

  • Paket Umroh Oktober 2023

  • Paket Umroh Oktober 2023

Al-Haqqi Tour & Travel

Al-Haqqi adalah Perusahaan yang bergerak di bidang Jasa Umrah & Haji, Jasa Land Arrangement Saudi, Provider Visa Umrah & Haji Furoda, Paket Umrah Plus, Paket Haji Furoda dan Paket Haji Khusus. Sebuah perusahaan travel yang berkepentingan di Negara yang berpusat di Kingdom of Saudi Arabia.

Kantor Al-Haqqi

Grand Pesona Pandanwangi D 20 Jl. Simpang L.A Sucipto Gang Makam Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing Kota Malang Jawa Timur 65124

Kontak Info

• 085174412025
• 085176833398
• alhaqqi.tour@gmail.com

Copyright © 2023 Al-Haqqi Travel