alhaqqi.tour@gmail.com

0851-7441-2025

0851-7683-3398

0851-7441-2025

0851-7683-3398

Doa di Multazam yang Penuh Keutamaan dan Panduan Lengkap

Doa di Multazam yang Penuh Keutamaan dan Panduan Lengkap

Multazam adalah salah satu tempat yang sangat dimuliakan di Masjidil Haram. Letaknya berada di antara Hajar Aswad dan pintu Ka’bah, sekitar satu meter luasnya. Umat Islam yang menunaikan ibadah haji atau umrah sering berusaha untuk mendekati Multazam karena diyakini sebagai tempat yang mustajab untuk berdoa. Doa yang dipanjatkan di Multazam dipercaya memiliki peluang besar untuk dikabulkan oleh Allah SWT. Oleh karena itu, mengetahui doa yang dibaca, adab ketika berdoa, serta makna spiritual di baliknya adalah hal yang sangat penting. Artikel ini akan membahas secara lengkap mengenai doa di Multazam, mulai dari kedudukannya, doa-doa yang biasa dibaca, hingga hikmah dan manfaatnya.

Kedudukan Multazam dalam Syariat Islam

Multazam memiliki kedudukan istimewa karena ia adalah bagian dari Ka’bah, rumah Allah yang menjadi kiblat umat Islam. Para ulama menyebutkan bahwa Multazam adalah tempat yang mustajab untuk berdoa. Ibnu Abbas RA meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW pernah berdoa di Multazam dan menyandarkan wajah serta tubuh beliau di sana. Hal ini menunjukkan bahwa Multazam bukan hanya tempat biasa, tetapi memiliki keistimewaan yang diajarkan langsung oleh Nabi.

Keutamaan Multazam juga diakui oleh banyak sahabat dan ulama setelahnya. Mereka meyakini bahwa doa di tempat ini tidak akan tertolak. Oleh karena itu, Multazam menjadi salah satu tujuan utama jamaah ketika selesai thawaf atau sebelum meninggalkan Masjidil Haram.

Doa yang Dibaca di Multazam

Tidak ada doa khusus yang secara mutlak diwajibkan untuk dibaca di Multazam. Seorang muslim bisa memanjatkan doa apa saja sesuai kebutuhan, baik doa dunia maupun akhirat. Namun, ada beberapa doa yang sering dipanjatkan para jamaah berdasarkan tuntunan Rasulullah SAW dan para sahabatnya. Misalnya doa:

“Allahumma inni as’aluka ‘afwan wa ‘aafiyatan fid-dunya wal-akhirah. Allahumma inni as’aluka rizqan thayyiban wa ‘ilman naafi’an wa ‘amalan mutaqabbalan.”

Artinya: Ya Allah, aku memohon ampunan dan keselamatan di dunia dan di akhirat. Ya Allah, aku memohon rezeki yang baik, ilmu yang bermanfaat, dan amal yang Engkau terima.

Selain itu, doa keselamatan, ampunan dosa, keberkahan keluarga, dan doa agar dimudahkan menuju surga juga sangat dianjurkan.

Baca juga : Doa di Madinah: Panduan Lengkap untuk Jamaah Haji dan Umrah

Tata Cara Berdoa di Multazam

Tata cara berdoa di Multazam telah dicontohkan Rasulullah SAW. Beliau menempelkan wajah, dada, tangan, dan tubuh beliau ke dinding Ka’bah tepat di Multazam, kemudian memanjatkan doa dengan penuh kerendahan hati. Jamaah haji atau umrah bisa menempelkan tubuh mereka ke dinding Multazam jika memungkinkan, kemudian berdoa dengan penuh khusyuk.

Namun, jika kondisi sangat ramai dan sulit untuk mencapai Multazam, jamaah tetap bisa berdoa dari jarak tertentu dengan menghadap ke arahnya. Yang terpenting adalah keikhlasan dan kesungguhan dalam berdoa, bukan hanya sekadar posisi fisik.

Waktu yang Dianjurkan untuk Berdoa di Multazam

Berdoa di Multazam bisa dilakukan kapan saja selama berada di Masjidil Haram. Namun, ada waktu-waktu yang dianggap lebih mustajab, seperti setelah thawaf, setelah shalat, atau di waktu sepertiga malam terakhir. Banyak jamaah memilih untuk berdoa di Multazam setelah menyelesaikan thawaf ifadah atau thawaf sunnah karena saat itu hati lebih khusyuk dan jiwa lebih tenang.

Selain itu, pada musim haji ketika jutaan orang datang ke Makkah, biasanya Multazam sangat penuh sesak. Oleh karena itu, jamaah bisa memilih waktu yang lebih lengang agar bisa berdoa dengan tenang tanpa tergesa-gesa.

Baca juga : Doa di Makkah dan Keutamaannya bagi Jamaah Haji dan Umrah

Keutamaan Doa di Multazam

Keutamaan doa di Multazam sangat banyak, di antaranya adalah doa lebih mudah dikabulkan. Tempat ini menjadi salah satu lokasi yang disebut-sebut para ulama sebagai titik terkabulnya doa. Dengan berdoa di Multazam, seorang muslim merasakan kedekatan langsung dengan Ka’bah, rumah Allah yang agung. Hal ini menumbuhkan rasa harap, cinta, sekaligus rasa takut kepada Allah.

Selain itu, doa di Multazam juga memberi kekuatan spiritual tersendiri. Banyak jamaah yang merasakan ketenangan, air mata yang mengalir, dan hati yang lebih mantap setelah memanjatkan doa di tempat ini. Keutamaan lain adalah adanya peluang pengampunan dosa dan dikabulkannya hajat baik di dunia maupun di akhirat.

Hikmah Berdoa di Multazam

Berdoa di Multazam mengajarkan banyak hikmah bagi umat Islam. Pertama, ia menanamkan kesadaran bahwa doa adalah senjata seorang mukmin yang paling kuat. Kedua, Multazam menjadi simbol kerendahan hati seorang hamba di hadapan Allah, di mana seseorang meleburkan dirinya tanpa melihat status sosial, harta, atau jabatan.

Hikmah lain adalah munculnya rasa persatuan umat Islam. Ribuan jamaah dari berbagai bangsa dan bahasa berkumpul di satu tempat dengan tujuan yang sama, yakni berdoa kepada Allah. Hal ini menunjukkan betapa besarnya rahmat Islam yang mempersatukan seluruh umat.

Adab Berdoa di Multazam

Agar doa di Multazam lebih beradab dan sesuai tuntunan syariat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Membersihkan hati dari kesombongan dan riya.
  • Menjaga kebersihan tubuh dan berpakaian dengan sopan.
  • Membaca doa dengan penuh kerendahan hati, tidak berteriak atau mengganggu jamaah lain.
  • Memanjatkan doa yang bermanfaat, baik untuk diri sendiri, keluarga, maupun umat Islam.
  • Menghindari sikap berebut hingga menyakiti orang lain demi bisa menyentuh Multazam.

Adab-adab ini penting agar doa tidak hanya sampai di lisan, tetapi juga benar-benar diterima oleh Allah SWT.

Kisah Para Sahabat dan Ulama tentang Multazam

Banyak kisah dari para sahabat dan ulama tentang doa di Multazam. Ibnu Abbas RA pernah berkata: “Antara Hajar Aswad dan pintu Ka’bah adalah Multazam. Tidaklah seseorang berdoa di sana kecuali akan dikabulkan.” Hal ini menunjukkan keyakinan yang mendalam dari sahabat tentang kemuliaan Multazam.

Ulama-ulama setelahnya juga selalu menyempatkan diri untuk berdoa di Multazam ketika berhaji atau berumrah. Mereka meyakini tempat ini memiliki keutamaan besar yang tidak dimiliki tempat lain di Masjidil Haram, sehingga sangat disayangkan jika dilewatkan.

Kesimpulan

Doa di Multazam adalah amalan yang penuh keutamaan dan menjadi salah satu pengalaman spiritual paling berharga dalam ibadah haji maupun umrah. Multazam sebagai tempat mustajab mengajarkan kita pentingnya kerendahan hati, kesungguhan dalam berdoa, serta kesadaran bahwa hanya Allah yang mampu mengabulkan segala permohonan. Dengan memanjatkan doa di Multazam, seorang muslim diharapkan mendapatkan keberkahan, ampunan, serta kekuatan iman yang lebih besar. Semoga setiap doa yang dipanjatkan di tempat mulia ini dikabulkan oleh Allah SWT, dan menjadi bekal kebaikan bagi dunia dan akhirat.

Bagi Anda yang ingin melakukan wakaf Al-quran Haqqi Tour and Travel menyediakan layanan terpercaya untuk memenuhi ibadah ini. Hubungi Admin Haqqi Tour untuk informasi selengkapnya. Bersama Haqqi, jalani ibadah dengan ketenangan dan kepercayaan, memastikan kewajiban agama tetap terlaksana dengan baik.

Recent Listings

  • Paket Umroh Oktober 2023

  • Paket Umroh Oktober 2023

  • Paket Umroh Oktober 2023

Al-Haqqi Tour & Travel

Al-Haqqi adalah Perusahaan yang bergerak di bidang Jasa Umrah & Haji, Jasa Land Arrangement Saudi, Provider Visa Umrah & Haji Furoda, Paket Umrah Plus, Paket Haji Furoda dan Paket Haji Khusus. Sebuah perusahaan travel yang berkepentingan di Negara yang berpusat di Kingdom of Saudi Arabia.

Kantor Al-Haqqi

Grand Pesona Pandanwangi D 20 Jl. Simpang L.A Sucipto Gang Makam Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing Kota Malang Jawa Timur 65124

Kontak Info

• 085174412025
• 085176833398
• alhaqqi.tour@gmail.com

Copyright © 2023 Al-Haqqi Travel