Multazam merupakan salah satu tempat mustajab untuk berdoa di sekitar Ka’bah. Lokasinya terletak di antara Hajar Aswad dan pintu Ka’bah—sebuah tempat yang sangat mulia dan banyak dikisahkan dalam hadis sebagai lokasi dikabulkannya doa. Namun, sayangnya, banyak jamaah haji maupun umrah yang melewatkan kesempatan emas untuk berdoa di Multazam. Bahkan, doa di Multazam yang terlupakan seringkali menjadi kehilangan besar dalam momen spiritual paling sakral ini.
Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendalam mengenai keutamaan Multazam, jenis-jenis doa yang bisa dibaca di sana, hingga penyebab umum mengapa doa ini sering terlupakan oleh jamaah. Simak sampai akhir agar Anda tak melewatkan berkah luar biasa dari tempat paling mustajab ini.
Baca juga artikel ini: Pilihan Kendaraan Menuju Lokasi Miqot saat Umroh
Apa Itu Multazam dan Mengapa Sangat Istimewa?
Sebelum memahami lebih jauh tentang doa di Multazam yang terlupakan, penting bagi kita untuk mengenal lebih dekat tentang lokasi ini dan alasan di balik keistimewaannya dalam ibadah umat Islam.
Multazam adalah area yang terletak di antara sudut Hajar Aswad dan pintu Ka’bah. Panjangnya hanya sekitar dua meter, namun memiliki keutamaan yang sangat besar. Dalam riwayat disebutkan bahwa doa yang dipanjatkan di Multazam tidak akan ditolak oleh Allah SWT, selama tidak mengandung hal-hal yang bertentangan dengan syariat.
Menurut sejumlah ulama dan ahli tafsir, Multazam merupakan tempat para nabi berdoa, termasuk Nabi Ibrahim dan Nabi Muhammad SAW. Oleh karena itu, tempat ini menjadi salah satu titik paling dicari oleh para jamaah haji dan umrah.
Keutamaan Berdoa di Multazam
Mengapa banyak orang rela berdesakan hanya untuk beberapa detik berada di Multazam? Inilah alasannya.
Beberapa keutamaan berdoa di Multazam yang perlu diketahui:
- Tempat Mustajab untuk Berdoa
Dalam beberapa hadis, Rasulullah SAW bersabda bahwa doa di tempat ini tidak akan ditolak. Hal ini menjadikan Multazam sebagai titik spiritual tertinggi setelah Hajar Aswad dan Maqam Ibrahim. - Pernah Dijadikan Tempat Sujud Nabi Muhammad SAW
Rasulullah pernah merapatkan tubuhnya ke Multazam dan berdoa dengan penuh khusyuk. Tindakan ini menjadi sunnah bagi umatnya. - Banyak Ulama Menganjurkan Berlama-lama di Multazam
Ulama besar seperti Imam Syafi’i menyarankan agar jamaah menempelkan dada, wajah, dan kedua tangan ke dinding Multazam seraya memanjatkan doa.
Doa-Doa yang Dianjurkan di Multazam
Meski tidak ada doa khusus dari Rasulullah SAW, banyak ulama menyusun doa-doa yang sesuai dengan momen dan tempatnya. Namun justru di sinilah doa di Multazam yang terlupakan sering terjadi.
Berikut beberapa contoh doa yang dianjurkan dan seringkali luput dari perhatian:
1. Doa Memohon Ampunan dan Rahmat
“Allahumma inni as’aluka al-‘afwa wal-‘afiyah fid-dunya wal-akhirah.”
Makna doa ini sangat mendalam: memohon ampunan dan keselamatan di dunia dan akhirat. Sayangnya, banyak jamaah lebih fokus berdoa soal duniawi saja.
2. Doa Memohon Husnul Khatimah
“Allahumma aj’al khaira a’malina khawatimaha, wa khaira ayyamina yawma nalqaaka.”
Doa ini sering terlupakan padahal sangat penting untuk keselamatan akhir hidup seseorang.
3. Doa Untuk Keluarga dan Keturunan
“Rabbana hablana min azwajina wa dhurriyyatina qurrata a’yun…”
Multazam adalah tempat terbaik untuk mendoakan keluarga, namun banyak jamaah yang lupa menyertakan mereka dalam doanya.
4. Doa Memohon Keteguhan Iman
“Allahumma ya muqallibal qulub tsabbit qalbi ‘ala dinik.”
Keteguhan iman adalah modal utama seorang Muslim, terlebih di zaman penuh godaan saat ini.
5. Doa Untuk Keselamatan Umat Islam
“Allahumma aizzal Islam wal Muslimin…”
Doa ini penting di tengah berbagai fitnah dan ujian terhadap umat Islam di seluruh dunia, namun sering kali tidak masuk daftar doa jamaah.
Mengapa Doa di Multazam Sering Terlupakan?
Ada beberapa faktor yang membuat doa di Multazam yang terlupakan menjadi fenomena umum, terutama bagi jamaah yang baru pertama kali ke Tanah Suci.
1. Keramaian dan Desakan Jamaah
Banyak orang menghindari Multazam karena padat dan sulit dijangkau. Mereka lebih memilih berdoa dari jauh atau bahkan melewatkannya.
2. Kurangnya Pengetahuan
Sebagian jamaah tidak tahu bahwa Multazam adalah tempat mustajab untuk berdoa. Akibatnya, mereka tidak mempersiapkan doa khusus.
3. Fokus pada Foto atau Dokumentasi
Alih-alih khusyuk berdoa, beberapa jamaah justru sibuk mengambil foto atau video ketika berada dekat Ka’bah.
4. Doa yang Tidak Disiapkan
Karena tidak membawa daftar doa atau tidak menyiapkannya dari rumah, banyak jamaah hanya berdoa singkat dan melewatkan doa-doa penting.
5. Kelelahan Fisik
Haji dan umrah memerlukan energi besar. Ketika kelelahan, sebagian jamaah melewatkan kesempatan emas ini dan lebih memilih istirahat.
Tips Agar Tidak Melewatkan Doa di Multazam
Agar doa-doa penuh keberkahan tidak terlewatkan, berikut beberapa tips praktis yang bisa Anda lakukan sebelum dan saat berada di Multazam.
1. Siapkan Daftar Doa Sebelum Ke Tanah Suci
Tulis doa dalam bahasa Arab dan Indonesia. Pastikan mencakup aspek dunia dan akhirat, serta mencakup orang-orang terdekat Anda.
2. Pahami Keutamaan Multazam
Pelajari dan renungi betapa pentingnya tempat ini agar Anda punya motivasi kuat untuk tidak melewatkannya.
3. Datangi Multazam di Waktu yang Sepi
Cobalah mendatangi Multazam saat tidak ramai, seperti di waktu tengah malam atau dini hari, agar lebih leluasa berdoa.
4. Gunakan Waktu Singkat Secara Efektif
Jika tidak bisa lama-lama, fokus pada doa inti. Khusyuk lebih utama daripada panjangnya doa.
5. Jangan Tunda Berdoa
Kadang kesempatan tidak datang dua kali. Begitu ada momen bisa menyentuh Multazam, langsung manfaatkan dengan doa terbaik.
Penutup: Jangan Lewatkan Doa di Multazam yang Terlupakan
Tempat yang hanya beberapa meter panjangnya ini menyimpan rahasia spiritual yang luar biasa. Doa di Multazam yang terlupakan bisa menjadi peluang besar yang hilang dalam ibadah Anda jika tidak dimanfaatkan. Karena itu, pastikan Anda menyiapkan doa-doa terbaik, memahami keutamaannya, dan memanfaatkan setiap detik di Multazam dengan sebaik mungkin.
Jangan hanya datang ke Baitullah untuk thawaf dan sa’i, tapi lekatkan diri Anda ke dinding Multazam, dan bisikkan doa-doa penuh harap. Semoga setiap kalimat doa kita di sana, meski sederhana, menjadi sebab terbukanya pintu rahmat dan keberkahan dari Allah SWT.
Bagi Anda yang ingin melaksanakan Badal Umrah untuk orang tua atau keluarga yang telah meninggal dunia, Haqqi Tour and Travel menyediakan layanan terpercaya untuk memenuhi ibadah ini. Hubungi Admin Haqqi Tour untuk informasi dan pemesanan. Bersama Haqqi, jalani ibadah dengan ketenangan dan kepercayaan, memastikan kewajiban agama tetap terlaksana dengan baik.