alhaqqi.tour@gmail.com

0851-7441-2025

0851-7683-3398

0851-7441-2025

0851-7683-3398

Penyebab Rusaknya Keislaman: Mengapa Iman Bisa Menurun?

Zakat Sebagai Bentuk Kepedulian Sosial dan Penguatan Nilai Kemanusiaan

Penyebab Rusaknya Keislaman: Mengapa Iman Bisa Menurun?

Iman adalah anugerah terbesar yang diberikan Allah kepada hamba-Nya. Namun, iman tidak selalu berada dalam kondisi yang stabil. Kadang naik, kadang turun, tergantung bagaimana seseorang menjaga dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Sayangnya, ada banyak faktor yang bisa menyebabkan penurunan iman, bahkan merusak keislaman seseorang. Oleh karena itu, penting bagi setiap Muslim untuk memahami penyebab-penyebab rusaknya keislaman agar dapat menghindarinya dan tetap berada di jalan yang benar.

Baca juga artikel ini: Janji-janji Allah: Jaminan Kebaikan bagi Orang yang Beriman

1. Kurangnya Pemahaman tentang Islam

Kurang Belajar Ilmu Agama

Ilmu agama adalah pondasi utama dalam menjaga keislaman. Ketika seseorang tidak mau belajar dan memperdalam pemahaman Islam, maka ia akan lebih mudah terpengaruh oleh pemikiran yang menyimpang.

  • Tidak memahami rukun iman dan rukun Islam dengan benar.
  • Mudah terjerumus dalam pemahaman yang salah atau sesat.
  • Tidak mampu membedakan antara yang halal dan haram.

Salah Memilih Sumber Ilmu

Di era digital, banyak informasi beredar tanpa sumber yang jelas. Salah dalam memilih guru atau sumber ilmu bisa menyebabkan seseorang mendapatkan ajaran yang menyimpang dari syariat Islam.

  • Mengikuti ajaran yang bertentangan dengan Al-Qur’an dan Hadis.
  • Terjebak dalam pemikiran ekstrem atau liberal yang berlebihan.
  • Menolak ajaran ulama yang memiliki sanad keilmuan yang jelas.

2. Pergaulan yang Buruk

Berteman dengan Orang yang Lalai terhadap Agama

Lingkungan sangat berpengaruh terhadap keimanan seseorang. Berteman dengan orang yang jauh dari agama bisa membuat seseorang ikut lalai dalam ibadah dan perlahan menjauh dari Islam.

  • Mulai meninggalkan sholat dan ibadah wajib lainnya.
  • Terbiasa dengan kemaksiatan dan perbuatan dosa.
  • Menganggap remeh aturan Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Terpengaruh Gaya Hidup yang Bertentangan dengan Islam

Gaya hidup modern sering kali bertentangan dengan ajaran Islam. Jika seseorang tidak kuat dalam mempertahankan prinsip keislamannya, ia bisa terjerumus dalam perbuatan yang merusak iman, seperti:

  • Konsumtif dan hedonis tanpa memperhatikan halal dan haram.
  • Terjebak dalam budaya sekuler yang menjauhkan dari nilai-nilai Islam.
  • Mengikuti tren yang bertentangan dengan ajaran Islam.

3. Lalai dalam Beribadah

Mengabaikan Sholat

Sholat adalah tiang agama. Ketika seseorang mulai meninggalkan sholat, itu adalah tanda awal rusaknya keislaman. Rasulullah SAW bersabda: “Perjanjian antara kami dan mereka adalah sholat. Barang siapa yang meninggalkannya, maka ia telah kafir.” (HR. Tirmidzi)

  • Sholat yang tidak tepat waktu bisa melemahkan keimanan.
  • Tidak khusyuk dalam sholat menurunkan kualitas ibadah.
  • Meninggalkan sholat sama dengan membuka pintu menuju keburukan.

Kurang Berdzikir dan Membaca Al-Qur’an

Dzikir dan Al-Qur’an adalah sumber kekuatan iman. Jika seseorang jarang berdzikir dan membaca Al-Qur’an, hatinya akan menjadi keras dan mudah terpengaruh oleh godaan duniawi.

  • Kurangnya dzikir membuat seseorang jauh dari Allah.
  • Tidak membaca Al-Qur’an menyebabkan hati menjadi kosong.
  • Kurang memahami Al-Qur’an bisa menyebabkan penyimpangan dalam beragama.

4. Terlalu Cinta Dunia

Harta dan Jabatan Menjadi Prioritas Utama

Ketika seseorang lebih mengutamakan harta dan jabatan dibandingkan agama, maka ia berada dalam bahaya besar. Islam tidak melarang mencari dunia, tetapi jika dunia sudah menguasai hati, maka iman bisa tergeser.

  • Menghalalkan segala cara untuk mendapatkan harta.
  • Melupakan kewajiban agama demi kepentingan duniawi.
  • Menjadi serakah dan enggan bersedekah.

Terlalu Mengejar Popularitas

Popularitas sering kali membuat seseorang lupa diri. Demi mendapatkan pengakuan dari manusia, ia bisa mengorbankan prinsip Islam.

  • Mengutamakan citra diri daripada kebenaran agama.
  • Berbuat sesuatu hanya untuk dipuji orang lain.
  • Mengabaikan aturan Islam demi mendapatkan perhatian dunia.

5. Terpengaruh oleh Syubhat dan Syahwat

Terpengaruh Pemikiran yang Menyimpang

Pemikiran yang menyimpang, seperti liberalisme agama, sekularisme, atau atheisme, bisa merusak keislaman seseorang.

  • Menganggap semua agama sama dan tidak ada kebenaran absolut.
  • Meremehkan syariat Islam dan menolak hukum Allah.
  • Memandang Islam hanya sebagai budaya, bukan sebagai tuntunan hidup.

Tidak Mampu Menjaga Hawa Nafsu

Hawa nafsu yang tidak dikendalikan bisa membawa seseorang jauh dari agama.

  • Terjerumus dalam pergaulan bebas dan zina.
  • Terbiasa dengan makanan dan minuman haram.
  • Enggan bertaubat meskipun mengetahui telah melakukan dosa.

6. Tidak Ada Rasa Takut kepada Allah

Meremehkan Dosa

Seseorang yang tidak takut kepada Allah akan menganggap dosa sebagai hal yang biasa.

  • Mengulang-ulang dosa tanpa ada niat untuk bertaubat.
  • Menganggap dosa kecil sebagai sesuatu yang sepele.
  • Tidak merasa bersalah meskipun telah melanggar aturan Allah.

Tidak Memikirkan Akhirat

Orang yang tidak memikirkan kehidupan setelah mati akan lebih mudah terjerumus dalam keburukan.

  • Tidak takut dengan siksa kubur dan neraka.
  • Tidak mempersiapkan amal untuk akhirat.
  • Hidup hanya untuk kesenangan dunia semata.

Kesimpulan

Keislaman seseorang bisa rusak karena berbagai faktor, mulai dari kurangnya ilmu agama, lingkungan yang buruk, kelalaian dalam ibadah, hingga terpengaruh oleh syubhat dan syahwat. Oleh karena itu, seorang Muslim harus selalu menjaga keimanannya dengan cara:

  • Mempelajari Islam dari sumber yang benar.
  • Menjaga lingkungan dan pergaulan yang baik.
  • Menjalankan ibadah dengan penuh kesadaran dan keikhlasan.
  • Mengendalikan hawa nafsu dan menjauhi godaan duniawi.

Dengan menjaga iman, seseorang akan tetap berada dalam lindungan Allah dan mendapatkan kebahagiaan dunia serta akhirat. Semoga kita semua selalu dalam keistiqomahan dan dijauhkan dari penyebab rusaknya keislaman. Aamiin.

Bagi Anda yang ingin melaksanakan Badal Umrah untuk orang tua atau keluarga yang telah meninggal dunia, Haqqi Tour and Travel menyediakan layanan terpercaya untuk memenuhi ibadah ini. Hubungi Admin Haqqi Tour untuk informasi dan pemesanan. Bersama Haqqi, jalani ibadah dengan ketenangan dan kepercayaan, memastikan kewajiban agama tetap terlaksana dengan baik.

Recent Listings

  • Paket Umroh Oktober 2023

  • Paket Umroh Oktober 2023

  • Paket Umroh Oktober 2023

Al-Haqqi Tour & Travel

Al-Haqqi adalah Perusahaan yang bergerak di bidang Jasa Umrah & Haji, Jasa Land Arrangement Saudi, Provider Visa Umrah & Haji Furoda, Paket Umrah Plus, Paket Haji Furoda dan Paket Haji Khusus. Sebuah perusahaan travel yang berkepentingan di Negara yang berpusat di Kingdom of Saudi Arabia.

Kantor Al-Haqqi

Grand Pesona Pandanwangi D 20 Jl. Simpang L.A Sucipto Gang Makam Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing Kota Malang Jawa Timur 65124

Kontak Info

• 085174412025
• 085176833398
• alhaqqi.tour@gmail.com

Copyright © 2023 Al-Haqqi Travel