Sholat sunnah merupakan ibadah tambahan yang memiliki banyak keutamaan dalam Islam. Selain sholat wajib lima waktu, umat Muslim juga dianjurkan untuk melaksanakan berbagai sholat sunnah sebagai bentuk penyempurna ibadah. Salah satu sholat sunnah yang sering menjadi pertanyaan adalah sholat ba’diyah Isya. Banyak orang bertanya, sholat ba’diyah Isya berapa rakaat sebenarnya?
Pertanyaan mengenai sholat ba’diyah Isya berapa rakaat sering muncul karena tidak semua orang mengetahui secara pasti jumlah rakaatnya serta dalil yang menjelaskan tentang ibadah tersebut. Padahal, sholat sunnah rawatib termasuk amalan yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW karena dapat menambah pahala sekaligus menyempurnakan kekurangan dalam sholat wajib.
Sholat ba’diyah Isya sendiri termasuk dalam kategori sholat sunnah rawatib, yaitu sholat sunnah yang dikerjakan sebelum atau sesudah sholat fardhu. Dalam praktiknya, sholat ini dilakukan setelah menunaikan sholat Isya. Namun, sebagian umat Islam masih bertanya-tanya mengenai jumlah rakaatnya, apakah dua rakaat, empat rakaat, atau bahkan lebih.
Memahami sholat ba’diyah Isya berapa rakaat sangat penting agar ibadah yang dilakukan sesuai dengan tuntunan Nabi Muhammad SAW. Dengan mengetahui dalil dan penjelasan ulama, umat Islam dapat melaksanakan sholat sunnah ini dengan lebih yakin dan khusyuk.
Artikel ini akan membahas secara lengkap mengenai sholat ba’diyah Isya berapa rakaat, mulai dari pengertian, jumlah rakaat menurut hadis, dalil-dalil yang mendasarinya, tata cara pelaksanaan, hingga keutamaan melaksanakannya. Penjelasan ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi umat Muslim yang ingin memperdalam pemahaman tentang ibadah sunnah tersebut.
Pengertian Sholat Ba’diyah Isya dalam Islam
Sholat ba’diyah Isya merupakan salah satu jenis sholat sunnah rawatib yang dikerjakan setelah sholat wajib Isya. Kata “ba’diyah” sendiri berasal dari bahasa Arab ba’da yang berarti “sesudah”. Dengan demikian, sholat ba’diyah Isya adalah sholat sunnah yang dilakukan setelah menyelesaikan sholat Isya.
Dalam ajaran Islam, sholat sunnah rawatib dibagi menjadi dua jenis, yaitu qabliyah (sebelum sholat wajib) dan ba’diyah (setelah sholat wajib). Sholat ba’diyah Isya termasuk dalam kategori rawatib ba’diyah yang memiliki keutamaan besar karena menjadi bagian dari amalan yang sering dilakukan oleh Rasulullah SAW.
Para ulama menjelaskan bahwa sholat sunnah rawatib memiliki fungsi penting sebagai penyempurna ibadah wajib. Dalam kehidupan sehari-hari, manusia tidak luput dari kekurangan atau kesalahan ketika melaksanakan sholat fardhu. Oleh karena itu, sholat sunnah seperti ba’diyah Isya dapat menutupi kekurangan tersebut.
Imam An-Nawawi dalam kitabnya menjelaskan bahwa sholat rawatib merupakan amalan yang sangat dianjurkan. Rasulullah SAW sangat menjaga pelaksanaan sholat sunnah ini sehingga para sahabat pun meneladani kebiasaan tersebut dalam kehidupan mereka.
Dengan memahami pengertian ini, umat Islam akan lebih mudah memahami mengapa sholat ba’diyah Isya memiliki kedudukan yang penting dalam ibadah harian. Selain menjadi sunnah yang dicontohkan Nabi, sholat ini juga menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Baca juga: Puasa Arafah Tanggal Berapa Menurut Kalender Hijriyah 2026
Sholat Ba’diyah Isya Berapa Rakaat? Ini Penjelasan Hadisnya
Pertanyaan utama yang sering muncul adalah sholat ba’diyah Isya berapa rakaat menurut ajaran Islam. Berdasarkan berbagai hadis yang diriwayatkan oleh para sahabat, sholat ba’diyah Isya dikerjakan sebanyak dua rakaat.
Hal ini dijelaskan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Umar. Ia berkata bahwa Rasulullah SAW biasa melaksanakan sholat sunnah rawatib setelah sholat Isya sebanyak dua rakaat.
Rasulullah SAW bersabda dalam hadis yang diriwayatkan oleh HR. Bukhari dan Muslim:
“Aku menghafal dari Rasulullah SAW sepuluh rakaat sholat sunnah: dua rakaat sebelum Zuhur, dua rakaat sesudahnya, dua rakaat sesudah Maghrib di rumah beliau, dua rakaat sesudah Isya di rumah beliau, dan dua rakaat sebelum Subuh.”
(HR. Bukhari No. 1180 dan Muslim No. 729)
Hadis ini menjadi salah satu dalil utama yang menjelaskan bahwa sholat ba’diyah Isya berapa rakaat adalah dua rakaat. Rasulullah SAW bahkan sering melaksanakan sholat sunnah ini di rumahnya setelah pulang dari masjid.
Selain itu, terdapat pula hadis dari Aisyah RA yang menjelaskan kebiasaan Nabi Muhammad SAW dalam melaksanakan sholat sunnah malam. Dalam riwayat tersebut disebutkan bahwa Rasulullah tidak pernah meninggalkan dua rakaat setelah sholat Isya.
Para ulama fiqih dari berbagai mazhab juga sepakat bahwa dua rakaat merupakan jumlah minimal sholat ba’diyah Isya yang dianjurkan. Dengan demikian, umat Islam dapat melaksanakan sholat sunnah ini sebagai bagian dari amalan harian yang mengikuti sunnah Nabi.
Dalil Al-Qur’an dan Hadis Tentang Sholat Sunnah Rawatib
Sholat sunnah rawatib, termasuk ba’diyah Isya, memiliki dasar yang kuat dalam ajaran Islam. Dalil mengenai anjuran sholat sunnah tidak hanya berasal dari hadis Nabi, tetapi juga dari ayat Al-Qur’an yang mendorong umat Muslim untuk memperbanyak ibadah.
Salah satu ayat yang sering dijadikan landasan adalah dalam Surat Al-Isra ayat 79:
“Dan pada sebagian malam hari bertahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.”
(QS. Al-Isra: 79)
Ayat ini menunjukkan bahwa ibadah tambahan selain sholat wajib memiliki kedudukan penting dalam meningkatkan derajat seorang hamba di sisi Allah SWT.
Selain itu, terdapat pula hadis yang menjelaskan keutamaan menjaga sholat sunnah rawatib secara rutin.
Beberapa dalil hadis tentang sholat sunnah rawatib antara lain:
- Hadis dari Ummu Habibah RA
Rasulullah SAW bersabda: - “Barang siapa menjaga dua belas rakaat sholat sunnah dalam sehari semalam, maka Allah akan membangunkan baginya sebuah rumah di surga.”
(HR. Muslim No. 728) - Hadis riwayat Tirmidzi
Rasulullah SAW sangat menjaga sholat sunnah rawatib karena menjadi penyempurna sholat wajib. - Hadis riwayat Abu Dawud
Sholat sunnah merupakan salah satu amalan yang paling dicintai Allah setelah sholat wajib.
Dalil-dalil tersebut menunjukkan bahwa sholat ba’diyah Isya berapa rakaat bukan sekadar pertanyaan teknis, tetapi juga bagian dari ibadah sunnah yang memiliki nilai pahala besar bagi umat Islam.
Tata Cara Melaksanakan Sholat Ba’diyah Isya
Setelah mengetahui sholat ba’diyah Isya berapa rakaat, penting juga memahami bagaimana tata cara melaksanakannya dengan benar sesuai sunnah Rasulullah SAW.
Secara umum, tata cara sholat ba’diyah Isya sama seperti sholat sunnah dua rakaat lainnya. Berikut penjelasan langkah-langkahnya:
1. Niat Sholat Ba’diyah Isya
Niat dilakukan dalam hati sebelum memulai sholat. Contoh niatnya:
“Ushalli sunnatal ba’diyati lil ‘isya’i rak’ataini lillahi ta’ala.”
Artinya:
“Aku niat sholat sunnah ba’diyah Isya dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
2. Takbiratul Ihram
Mengangkat kedua tangan sambil mengucapkan “Allahu Akbar” sebagai tanda dimulainya sholat.
3. Membaca Surah Al-Fatihah dan Surah Pendek
Setelah membaca Al-Fatihah, dianjurkan membaca surat pendek dari Al-Qur’an seperti:
- Surah Al-Ikhlas
- Surah Al-Falaq
- Surah An-Nas
Namun sebenarnya boleh membaca surat apa saja dari Al-Qur’an.
4. Ruku, I’tidal, Sujud
Gerakan sholat dilakukan seperti sholat biasa hingga dua rakaat selesai.
5. Salam
Setelah tasyahud akhir, sholat ditutup dengan salam.
Dengan tata cara ini, umat Islam dapat melaksanakan sholat ba’diyah Isya dengan baik sesuai dengan tuntunan syariat.
Keutamaan Sholat Ba’diyah Isya dalam Kehidupan Muslim
Melaksanakan sholat ba’diyah Isya memiliki banyak keutamaan yang dijelaskan dalam hadis-hadis Nabi Muhammad SAW. Meskipun hukumnya sunnah, ibadah ini memberikan pahala besar bagi siapa saja yang melaksanakannya dengan ikhlas.
Salah satu keutamaan utama dari sholat ba’diyah Isya adalah menjadi bagian dari sholat sunnah rawatib yang dijanjikan rumah di surga bagi orang yang menjaganya secara rutin. Hal ini menunjukkan betapa besar nilai ibadah sunnah tersebut di sisi Allah SWT.
Selain itu, sholat ba’diyah Isya juga membantu meningkatkan kualitas spiritual seorang Muslim. Dengan menambah ibadah setelah sholat wajib, hati menjadi lebih tenang dan hubungan dengan Allah SWT semakin dekat.
Keutamaan lainnya adalah sebagai penyempurna kekurangan dalam sholat wajib. Dalam kehidupan sehari-hari, manusia sering kali melakukan kesalahan atau kurang khusyuk ketika sholat. Melalui sholat sunnah seperti ba’diyah Isya, kekurangan tersebut dapat ditutupi sehingga ibadah menjadi lebih sempurna.
Kesimpulan
Pertanyaan sholat ba’diyah Isya berapa rakaat sering muncul di kalangan umat Islam yang ingin menjalankan ibadah sesuai sunnah Rasulullah SAW. Berdasarkan hadis sahih yang diriwayatkan oleh para sahabat, sholat ba’diyah Isya dilaksanakan sebanyak dua rakaat setelah menunaikan sholat Isya.
Dalil mengenai sholat ini dapat ditemukan dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim yang menjelaskan kebiasaan Nabi Muhammad SAW dalam menjaga sholat sunnah rawatib. Selain itu, ayat Al-Qur’an dan berbagai hadis juga menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak ibadah sunnah sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT.
Melaksanakan sholat ba’diyah Isya tidak hanya mengikuti sunnah Nabi, tetapi juga memberikan banyak keutamaan, seperti pahala besar, ketenangan hati, serta penyempurna ibadah wajib. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk membiasakan diri melaksanakan sholat sunnah ini secara rutin.
Dengan memahami penjelasan mengenai sholat ba’diyah Isya berapa rakaat, dalilnya, serta tata cara pelaksanaannya, diharapkan umat Muslim dapat menjalankan ibadah dengan lebih benar dan penuh keyakinan sesuai tuntunan syariat Islam.
Sholat ba’diyah adalah amalan sunnah yang dilakukan setelah sholat wajib sebagai bentuk penyempurna ibadah seorang Muslim. Dengan rutin mengamalkannya, seseorang dapat menutup kekurangan dalam sholat fardhu sekaligus meningkatkan kedekatan kepada Allah SWT. Untuk panduan ibadah serta informasi haji dan umrah, hubungi Admin Haqqi Tour.
